
pemprov kepri kembangkan kpbpb bintan karimun tarik investasi dan dorong ekonomi regional pemprov kepri kembangkan kpbpb bintan karimun tarik investasi dan dorong ekonomi regional Focusitm.news| Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah serius mengoptimalkan potensi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) di Bintan dan Karimun. Langkah ini diharapkan mampu menjadi magnet investasi serta penggerak utama ekonomi di wilayah regional.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, selaku Ketua Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun, menyatakan bahwa kawasan ini dirancang menjadi ekosistem yang ramah bisnis. Tujuannya untuk menarik investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di Kepri. Berbagai kemudahan disiapkan, seperti insentif fiskal kompetitif, percepatan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta dukungan infrastruktur yang memadai. Posisi strategis Kepri di Selat Malaka, jalur pelayaran tersibuk dunia, juga dimanfaatkan secara optimal.
KPBPB Bintan-Karimun menawarkan keunggulan berupa insentif menarik, kemudahan layanan investasi, serta dukungan bagi kawasan industri, maritim, dan pariwisata. Hal ini diharapkan membuat investor merasa nyaman dan percaya diri menanamkan modalnya.
Kepri terus mendorong Batam-Bintan-Karimun (BBK) menjadi hub logistik internasional. Hingga saat ini, realisasi investasi di kawasan BBK mencapai 4,67 miliar dolar AS (sekitar Rp78,38 triliun), menunjukkan tren positif dan meningkatnya kepercayaan investor. Namun, Gubernur Ansar menegaskan potensi Bintan dan Karimun masih besar sehingga tidak boleh cepat berpuas diri.

Pengembangan KPBPB juga didukung regulasi nasional, seperti Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pengembangan KPBPB dan BBK. Keberhasilan kawasan ini sangat bergantung pada sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, serta sinergi semua pemangku kepentingan.
Gubernur Ansar menambahkan bahwa pembangunan KPBPB bukan hanya untuk Kepri, tetapi juga untuk memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional dan global. Kepri sebagai beranda depan Indonesia harus dikembangkan dengan visi bersama agar Bintan dan Karimun bisa menjadi kawasan investasi kelas dunia.

Tidak ada komentar