MENU Rabu, 04 Mar 2026
x

Bea Cukai Batam Klarifikasi Terkait Video CCTV yang Viral, Tegaskan Tidak Ada Penganiayaan

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Des 2025 09:58 41 Redaksi Dua

Focusitm.news | Barelang – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam memberikan klarifikasi resmi atas beredarnya rekaman CCTV yang menjadi perhatian publik di media sosial. Video itu sempat viral karena dianggap memperlihatkan tindakan kekerasan terhadap seorang pegawai di lingkungan kantor Bea Cukai Batam. Pihak institusi menegaskan bahwa kejadian yang terekam bukan merupakan penganiayaan, melainkan bagian dari pembinaan internal sesuai dengan konteks tugas dan tanggung jawab kedinasan.

Rekaman CCTV yang beredar diduga memperlihatkan Kepala Kantor Bea Cukai Batam bersama seorang penyidik pada Rabu, 27 November 2025 di ruang rapat lantai 3 Kantor Bea Cukai Batam. Klip video tersebut beredar luas di media sosial dan menuai beragam respons dari masyarakat.

Menanggapi hal itu, Bea Cukai Batam melalui humasnya menjelaskan bahwa adegan dalam video merupakan bentuk arahan dan teguran yang diberikan oleh atasan kepada jajaran yang bertugas dalam situasi kerja yang penuh tekanan. Saat kejadian, kantor tengah menangani pemeriksaan beberapa kasus sekaligus, sehingga suasana kerja berlangsung intensif. Menurut penjelasan resmi, teguran tersebut diberikan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan dan tanggung jawab kedinasan, dan bukan tindakan penganiayaan.

Pihak Bea Cukai Batam meminta masyarakat agar tidak langsung menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar tanpa memahami konteks keseluruhan kejadian. Institusi juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara internal oleh pihak yang bersangkutan. Bea Cukai Batam menegaskan bahwa penanganan perkara yang sedang berjalan tetap sesuai prosedur dan peraturan hukum yang berlaku.

Dengan klarifikasi ini, Bea Cukai Batam berharap supaya informasi yang berkembang di masyarakat dapat berdasarkan pada fakta utuh dan tidak terdistorsi oleh bagian video yang belum mencerminkan keseluruhan kejadian. (NSH)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x