
Foto : Pandeglang – Kodim 0601/Pandeglang bersama Sibernet Foundation turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada hari keenam pascabanjir, Kamis (15/1/2026). Focusitm.news | Pandeglang – Kodim 0601/Pandeglang bersama Sibernet Foundation turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada hari keenam pascabanjir, Kamis (15/1/2026).

Rombongan dipimpin oleh Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, S.I.P., didampingi General Manager Sibernet Hendri Wiguna serta Ketua Sibernet Foundation Samsul Ma’arif. Peninjauan difokuskan pada wilayah-wilayah dengan dampak banjir paling parah di Desa Idaman.
Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Cilemer merendam empat kampung, yakni Kampung Tajur, Sindangrahayu, Karangtengah, dan Tongkol. Sebanyak 422 kepala keluarga atau 1.266 jiwa terdampak langsung, dengan warga mengungsi di empat titik pengungsian, salah satunya di Mushola Siaga Bencana Ar Rahman.
Meski kondisi air mulai surut, lumpur masih menutupi rumah-rumah warga dan aktivitas masyarakat belum sepenuhnya pulih. Kehadiran TNI, relawan, dan tenaga kesehatan memberikan dorongan semangat bagi warga yang terdampak.

Kepala Desa Idaman, Ilman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia menyebut kehadiran Kodim 0601/Pandeglang dan Sibernet Foundation menjadi sumber semangat dan harapan bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah banjir yang berat tersebut.
Sementara itu, Camat Patia menjelaskan bahwa bencana banjir melanda hampir seluruh wilayah kecamatan. Dari 10 desa yang ada, delapan desa terdampak, dengan kondisi terparah terjadi di Desa Idaman, baik dari jumlah warga terdampak maupun luas wilayah yang terendam.
Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu warga saat menghadapi bencana. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam penanganan bencana.
Ketua Sibernet Foundation Samsul Ma’arif menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan lembaganya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap perhatian dan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan pascabanjir.
General Manager Sibernet Hendri Wiguna menambahkan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi dengan TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim 0601/Pandeglang Korcab Rem 064/Maulana Yusuf, tenaga kesehatan dari Denkesyah Serang, tenaga medis dari Rumah Sakit Ibu dan Anak, serta relawan Sibernet Foundation. Tim kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga di lokasi pengungsian sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabanjir. (NAY)

Tidak ada komentar