Focusitm.news | Sumatera – Pemerintah pusat menyampaikan apresiasi atas langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menugaskan Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan untuk mendukung percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Sumatera. Sebanyak 1.142 taruna direncanakan akan diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa kloter ke daerah-daerah terdampak.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak akhir November 2025 telah berdampak pada tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dampak yang ditimbulkan meliputi korban jiwa, kerusakan infrastruktur pemerintahan, jalan dan jembatan, fasilitas umum, serta sektor pertanian dan perikanan.
Sejak hari pertama bencana, pemerintah pusat atas arahan Presiden telah melakukan mobilisasi nasional dengan melibatkan seluruh kementerian dan lembaga, TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Upaya terpadu tersebut telah menghasilkan pemulihan secara bertahap di sejumlah wilayah, meskipun masih terdapat daerah yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.
Beberapa wilayah dilaporkan telah pulih sepenuhnya, sebagian lainnya dalam tahap pemulihan, sementara daerah lain masih memerlukan penanganan intensif secara gotong royong. Di wilayah dataran rendah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie Jaya, tantangan utama berupa lumpur tebal yang menutupi permukiman warga, fasilitas umum, sekolah, hingga kantor pemerintahan. Adapun di kawasan pegunungan, permasalahan utama adalah longsor yang memutus akses jalan dan jembatan.

Penanganan lumpur di kawasan permukiman tidak sepenuhnya dapat mengandalkan alat berat, mengingat banyak lokasi berada di gang sempit dan area padat penduduk. Oleh karena itu, dibutuhkan tambahan personel yang memiliki kesiapan fisik untuk melakukan pembersihan secara manual dari rumah ke rumah.
Sebelumnya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri telah mengerahkan lebih dari 1.000 praja, disusul Badan Pusat Statistik yang mengirimkan sekitar 500 personel. Dukungan KKP dengan mengerahkan 1.142 taruna dinilai sangat membantu dan menjadi penguatan signifikan dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. (NAY)







Tidak ada komentar