MENU Kamis, 05 Mar 2026
x

Trump dan Greenland

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 11:31 62 Redaksi Dua

Focusitm.news | 24 Januari 2026

Misi gila Presiden Trump untuk mencaplok Greenland merupakan gempuran sekaligus ejekan terhadap suasana damai dan kondusif sehabis Perang Dunia kedua yang mengantar Amerika Serikat menjadi negara adikuasa.

“Orang berpikir saya akan menggunakan kekuatan militer Amerika Serikat . Saya tidak mau menggunakan kekuatan militer Amerika Serikat dan saya tidak akan menggunakan itu”

Trump menyampaikan pernyataan ini di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Hembusan nafas lega terdengar dari benua Eropa sampai ke benua Amerika. Kemungkinan terburuk dimana Amerika Serikat menyerang salah satu negara anggota Nato dan mencaploknya sudah tidak ada dalam agenda Trump.

Untuk sekarang.

“Amerika Serikat hanya meminta sepotong tanah bernama Greenland” tambah Trump lagi.

Masalahnya bukan Trump tetapi AS, tutur Lars Christensen, pakar ekonomi Denmark pemilik Paice, perusahaan konsultan keuangan. “Ketika dunia luar menyaksikan tindakan tindakan Trump yang aneh dan tidak masuk akal ditambah ancaman ancamanTrump terhadap sekutu sekutunya, pada saat bersamaan kita juga menyaksikan tidak ada reaksi dan tindakan apapun dari publik, media, mahkamah agung, parlemen Amerika Serikat , maka kita bisa berkesimpulan bahwa Amerika Serikat setuju dan mendukung Trump”

Jika sentimen seperti ini dirasakan oleh negara negara netral bahkan sekutu sekutu Amerika, kita menjadi was was dan khawatir apa yang ada dalam benak pemerintah Cina, Rusia, dan musuh musuh Amerika Serikat. Sepertinya Trump tidak saja mengacaukan kondisi dalam negeri nya sendiri tetapi mulai mengekspor nya keluar negeri. (SS#)

Sumber dari Rolling Stone

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x