MENU Kamis, 05 Mar 2026
x

Diduga Video Tidak Pantas Oknum Pejabat Pemko Batam Beredar di Media Sosial, Publik Soroti Etika Aparatur Negara

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Des 2025 10:47 40 Redaksi Dua

Focusitm.news | Batam – Sebuah video yang diduga menampilkan perilaku tidak pantas seorang oknum pejabat senior di lingkungan Pemerintah Kota Batam berinisial GR beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Video tersebut pertama kali diunggah melalui sebuah akun Instagram berinisial DC dan mulai beredar sejak 18 Desember 2025. Hingga kini, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 5.000 kali serta memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria yang diduga merupakan oknum pejabat Pemko Batam tengah melakukan panggilan video dengan seorang perempuan. Percakapan yang terdengar dalam rekaman tersebut bernuansa pribadi dan dinilai tidak mencerminkan etika serta sikap yang seharusnya dijaga oleh seorang pejabat publik. Wajah perempuan dalam video tidak terlihat jelas, namun terdengar panggilan mesra yang mengindikasikan adanya hubungan personal.

Beredarnya video tersebut menuai sorotan publik karena dinilai dapat mencederai citra aparatur negara. Sejumlah pihak menilai pejabat publik memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga perilaku, baik di ruang publik maupun dalam kehidupan pribadi, terlebih di era digital di mana konten mudah tersebar luas dan dikonsumsi masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait konteks, keaslian, maupun kronologi video yang beredar tersebut. Berbagai spekulasi pun berkembang di tengah masyarakat mengenai hubungan antara oknum pejabat tersebut dengan perempuan yang berada dalam video.

Media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada GR melalui pesan WhatsApp dengan menanyakan identitas perempuan dalam video serta hubungan keduanya, mengingat percakapan yang terdengar sangat personal. Namun sampai berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan atau klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga etika, integritas, dan tanggung jawab sebagai pejabat publik, guna mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Media akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan serta menyajikan perkembangan informasi secara berimbang sesuai dengan prinsip dan kode etik jurnalistik.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x