x

Talkshow RRI Batam: Pengarusutamaan Gender untuk Wujudkan Wanita Berdaya dan Mandiri Finansial

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Jul 2026 17:23 125 Febrian Muda

Focusitm.news| Radio Republik Indonesia (RRI) Batam menggelar talkshow spesial bertema “Pengarusutamaan Gender: Wanita Berdaya, Mandiri Finansial” pada Senin, 13 Juli 2026, pukul 10.05–10.40 WIB. Acara ini menghadirkan narasumber Rina Safitri S.H., M.H., yang merupakan Direktur PT. Barelang Glassindo sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kota Batam.

Talkshow yang dipandu oleh presenter Akhyar Bintara ini mengangkat isu strategis tentang pentingnya kesetaraan gender dalam akses ekonomi dan pembangunan. Pengarusutamaan gender tidak sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui pemberdayaan perempuan agar mampu mandiri secara finansial dan berkontribusi nyata bagi perekonomian keluarga, masyarakat, dan daerah.

Rina Safitri menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai pelaku usaha dan pemimpin, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan akses modal, pelatihan, dan jaringan. Sebagai Ketua IWAPI Batam, ia berkomitmen mendorong perempuan untuk berani berwirausaha, mengasah keterampilan, serta memanfaatkan peluang ekonomi digital.

“Perempuan yang berdaya adalah perempuan yang mampu mengambil keputusan, mandiri secara ekonomi, dan menjadi agen perubahan di lingkungannya. Melalui IWAPI, kami hadir sebagai wadah untuk mewujudkan hal itu,” ujar Rina.

Selain membahas program-program pemberdayaan, Rina juga berbagi pengalaman pribadinya sebagai pengusaha di bidang kaca (glassindo) yang telah bertahun-tahun berkecimpung di dunia bisnis. Ia mengajak seluruh perempuan Batam untuk tidak ragu memulai usaha dari skala kecil, terus belajar, dan membangun networking.

RRI Batam berharap melalui talkshow ini, pesan tentang pengarusutamaan gender dan kemandirian finansial perempuan dapat tersebar luas dan menginspirasi banyak pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang setara dan inklusif.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x