
Foto : Pertemuan dengan seluruh kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat. Focusitm.news | Sumatera Barat – Pemerintah pusat menggelar pertemuan dengan seluruh kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat untuk menghimpun berbagai masukan terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sejak awal terjadinya bencana, pemerintah pusat telah melakukan mobilisasi nasional dengan melibatkan TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta seluruh unsur pemerintah daerah guna menangani dampak bencana di wilayah Sumbar.

Berdasarkan data awal, sebanyak 16 dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat terdampak bencana. Namun, melalui hasil rapat, pemantauan dashboard kebencanaan, serta koordinasi intensif yang terus dilakukan, roda pemerintahan di kabupaten dan kota terdampak secara umum telah kembali berjalan. Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta seluruh pihak terkait atas langkah cepat dalam proses pemulihan.
Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat kembali memastikan berbagai indikator pemulihan berjalan dengan baik, mulai dari fungsi pemerintahan, layanan publik dasar, akses jalan, aktivitas ekonomi, hingga ketersediaan kebutuhan vital masyarakat seperti bahan bakar minyak, listrik, air bersih, jaringan internet, dan gas LPG. Masukan yang disampaikan secara rinci oleh pemerintah daerah dinilai sangat penting agar langkah penanganan dari pemerintah pusat dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Melalui forum koordinasi ini, pemerintah pusat juga mengidentifikasi sejumlah daerah di Sumatera Barat yang masih memerlukan perhatian lebih dalam percepatan pemulihan, di antaranya Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan. Berbagai masukan dari kepala daerah di wilayah tersebut selanjutnya akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Satuan Tugas di tingkat nasional sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan. (NAY)


Tidak ada komentar