x

Pemerintah Fokus Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 08:12 31 Redaksi Dua

Focusitm.news | Percepatan pemulihan wilayah pascabencana di Sumatera menjadi perhatian utama pemerintah. Presiden telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga guna memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran.

Berbagai permasalahan di lapangan, termasuk aspirasi dari para kepala daerah, telah dihimpun sebagai bahan evaluasi dalam upaya percepatan penanganan pascabencana. Sebelumnya, forum koordinasi serupa juga telah dilaksanakan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Aceh, sebelum digelar pertemuan lanjutan dengan Forkopimda di Sumatera Utara.

Pemulihan suatu daerah pascabencana dinilai melalui sejumlah indikator, di antaranya kembali berfungsinya pemerintahan, pulihnya pelayanan publik, tersedianya akses pendukung, serta mulai bergeraknya kembali aktivitas perekonomian masyarakat.

Berdasarkan hasil peninjauan di sejumlah lokasi serta laporan dari kepala daerah se-Sumatera Utara, kondisi wilayah terdampak menunjukkan variasi tingkat pemulihan. Namun secara umum, daerah-daerah tersebut telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari mulai normalnya aktivitas pemerintahan di beberapa wilayah, meskipun di tingkat desa masih terdapat sejumlah lokasi yang memerlukan penanganan lebih intensif.

Selain itu, kerusakan akses dan ruas jalan di beberapa daerah menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk itu, pemerintah bersama pihak terkait akan terus bersinergi dalam memulihkan infrastruktur guna mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Beberapa persoalan lain yang turut menjadi fokus penanganan adalah sedimentasi di sejumlah sungai yang akan diusulkan untuk dilakukan normalisasi. Di samping itu, perbaikan dan pemulihan akses jalan akan terus dilaksanakan secara bertahap melalui kerja sama antara pemerintah dan instansi terkait agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (NAY)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x