x

Lahan Pejabat Jadi Sorotan, BP Batam Bungkam Soal Penertiban

waktu baca 2 menit
Senin, 30 Mar 2026 12:43 31 Redaksi Dua

Di tengah pesatnya pembangunan dan derasnya arus investasi yang masuk ke Batam, persoalan lahan terlantar kembali mengemuka. Meski kebutuhan akan ruang di kawasan industri dan perdagangan sangat tinggi, masih banyak ditemukan bidang tanah yang terbengkalai di sejumlah titik di kota ini.

Perhatian publik kini tertuju pada dugaan penguasaan lahan oleh sejumlah pejabat penting yang tidak dimanfaatkan sesuai ketentuan. Salah satunya adalah dua bidang tanah yang tercatat atas nama Cen Sui Lan, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Natuna. Kedua lahan seluas 2.000 m² dan 8.000 m² itu tidak kunjung dibangun hingga lebih dari tiga tahun. Berdasarkan LHKPN 2025, nilai kedua aset tersebut melonjak drastis menjadi Rp96 miliar, padahal pada periode sebelumnya hanya tercatat Rp950 juta.

Padahal, mengacu pada regulasi internal BP Batam, lahan yang tidak dibangun dalam kurun waktu dua tahun sejak dialokasikan seharusnya dievaluasi dan dapat dicabut haknya. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai lokasi maupun status evaluasi lahan tersebut. Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana, juga tidak merespons saat dimintai konfirmasi terkait titik koordinat lahan yang menjadi sorotan.

Di kawasan Lubuk Baja, terlihat sebidang lahan kosong di persimpangan Jalan Yos Sudarso, di sekitar Mapolsek Lubuk Baja dan deretan showroom, yang diduga dikuasai oleh pejabat penting. Sementara itu, di Batam Center juga terdapat lahan strategis yang terbengkalai puluhan tahun, namun siapa pemiliknya belum diungkap oleh BP Batam.

Publik pun mempertanyakan minimnya transparansi dalam pengelolaan lahan di Batam. Muncul pertanyaan mengapa aturan tidak ditegakkan secara tegas dan apakah ada perlakuan istimewa bagi pihak-pihak tertentu. Hingga berita ini diturunkan, BP Batam belum memberikan penjelasan resmi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x