x

Plh Wali Kota Batam Paparkan Capaian Pembangunan hingga Transformasi Sampah ke Komisi D DPRD DKI Jakarta

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Jun 2026 12:05 79 Febrian Muda

Focusitm.news| Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Batam pada Selasa (2/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia memaparkan berbagai capaian pembangunan Batam, mulai dari peningkatan investasi hingga rencana transformasi sistem pengelolaan sampah menuju teknologi Waste to Energy (WTE).

Rombongan Komisi D DPRD DKI Jakarta dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Yuke Yurike. Yuke menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antardaerah sekaligus belajar dari sejumlah kebijakan pembangunan yang dinilai berhasil di Batam, terutama di bidang infrastruktur dan pengelolaan sampah.

Li Claudia yang juga menjabat sebagai Plh Kepala BP Batam menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan Batam tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pemko Batam dan BP Batam tanpa adanya ego sektoral. Koordinasi yang harmonis ini menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi dan mempercepat pembangunan.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai 6,8 persen, di atas rata-rata nasional, didorong oleh realisasi investasi yang tinggi dan meningkatnya aktivitas pariwisata. Kapasitas fiskal daerah juga positif dengan APBD yang telah melampaui Rp4 triliun, lebih dari separuhnya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Meski demikian, Li Claudia mengakui tantangan besar akibat tingginya laju pertumbuhan penduduk karena arus migrasi. Hal ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lapangan kerja.

Dalam pengelolaan sampah, Pemko Batam tengah memperkuat sistem dengan membangun blok sel baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diperkirakan mampu menampung volume sampah 1.000–1.300 ton per hari untuk empat tahun ke depan. Sebagai solusi jangka panjang, disiapkan pula transformasi ke teknologi WTE yang mengolah sampah menjadi sumber energi, didukung ketersediaan lahan yang memadai.

Li Claudia menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi fokus utama dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung Batam sebagai pusat investasi nasional. Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, investasi yang terus meningkat, dan komitmen pada pembangunan berkelanjutan, Batam optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke depan.(FM)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x