
Focusitm.news | 29 April 2026

Desas desus adanya pengajuan pengusaha untuk pelabuhan Rakyat di kawasan sungai kuale Tanjunguban , menimbulkan pro kontra di masyarakat, salah satunya dari aliansi Masyarakat Bintan bagian utara, mereka menyoroti dan menolak untuk pengajuan izin pelabuhan rakyat tersebut, apabila dalam pelaksanaan tidak ada dampak positif bagi masyarakat sekitar.
ketua Aliansi Masyarakat Bintan Bagian utara Syamsuddin AT. mengatakan
”perintah harus melihat dulu manfaat apa yg didapat masyarakat, kalau memang pelabuhan rakyat di adakan, minimal berdampak dengan masyarakat sekitr khusunya nelayan yang merupakan warga tempatan”
melalui berita sebelumnya masyarakat Nelayan juga menolak dengan adanya wacana pelabuhan rakyat tersebut yang memungkinkan dampak yang membuat sempitnya daerah tangkapan udang dan ikan
”kalau pelabuhan rakyat yang di ajukan itu hanya untuk pengusaha speed fiber, untuk apa , hanya mereka yang menikmati, masyarakat dapat apa, “ujar syamsuddin AT,
wacana pengajuan pelabuhan rakyat menjadi sorotan tersendiri bagi masyarakat tanjung uban yang memiliki pelabuhan tidak resmi di berbagai titik
”intinya Aliansi menolak, apabila pelabuhan rakyat hanyak utk pengusaha, dan kami akan mendukung penuh jika pelabuhan rakyat itu memang benar2 untuk masyarakat ”
dalam penutupnya syamsuddin AT menyampaikan juga, bahwa kawasan pelabuhan tidak resmi itu bernama sungai Kuale yg sekarang ini dikenal dengan sungai Gentong
”sungai ini namanya dulu Sungai Kuale jangan di sebut sungai gentong, kalo yang usaha pertama kali di sini ya memang alm Gentong, tapi bagusnya sebut aja nama aslinya Sungai Kuale”.
sebut syamsuddin AT. (SS#)
Sumber: NANANG


Tidak ada komentar