x

Di Hari Bhayangkara ke-80, Kombes Pandra Menbesuk BP Salmon Meha

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Jul 2026 15:02 22 Febrian Muda

Focusitm.news| Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad melakukan kunjungan silaturahmi dan pendampingan psikologis kepada BP Salmon Meha, suami dari almarhumah Denywati Br Sitio (nama lengkap: Dumaris Deniwati Boru Sitio), korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh menantu sendiri di kediamannya Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu, 29 April 2026. Saat itu, korban (60 tahun) berada seorang diri di rumah setelah suaminya, Salmon Meha (67 tahun), keluar sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengurus perpanjangan pajak kendaraan dan PBB. Sekitar pukul 11.00 WIB, Salmon Meha kembali ke rumah dan mendapati pintu terbuka, kamar berantakan, serta istrinya telah meninggal dunia di dapur dengan kondisi bersimbah darah.

Kombes Pandra menyampaikan bahwa kasus ini menjadi atensi khusus Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan agar dapat dituntaskan secara menyeluruh. Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Riau, Polresta Pekanbaru, dan Polsek Rumbai telah melakukan olah TKP berulang kali serta menganalisis rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban sejak 9 April 2026.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap fakta mengejutkan bahwa dalang utama pembunuhan ini adalah mantan menantu korban berinisial AF. Motif pelaku adalah sakit hati karena sering dimarahi korban saat masih tinggal bersama, serta motif ekonomi untuk menguasai harta benda korban. Total empat pelaku telah ditangkap di dua lokasi berbeda.

Dalam kunjungannya di Hari Bhayangkara ke-80, Kombes Pandra tidak hanya menyampaikan dukungan moril, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan psikologis melalui tim trauma healing. “Keluarga korban betul-betul terpukul dengan peristiwa ini,” ujar Pandra.

Kombes Pandra menegaskan komitmen Polri untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas. “Kami akan terus mengejar pelaku di mana pun berada dan memastikan kasus ini terungkap secara tuntas,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata semangat “Polri untuk Masyarakat” di momen Hari Bhayangkara ke-80, bahwa kepolisian hadir tidak hanya dalam proses penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan perlindungan bagi masyarakat yang terkena musibah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x