
Kepala BP Batam LI Claudia Chandra Focusitm.news|Ekonomi Batam makin moncer di awal 2026. Investasi tembus Rp17,4 triliun di triwulan I, disusul kinerja logistik dan ekspor yang melesat. Layanan direct call internasional di TPK Batu Ampar mencatat 106 kunjungan kapal (Jan–Mei 2026), naik 212% dibanding 2025. Volume peti kemas ikut terdongkrak 125% menjadi 58.237 TEUs, atau 24% dari total arus peti kemas internasional. Ini menegaskan peran Batam sebagai gerbang dagang global dan mengurangi ketergantungan pada pelabuhan tetangga.

Ekspor Batam juga on fire. AS masih teratas dengan USD 860,32 juta (+30,71%), disusul Singapura USD 704,47 juta (+4,52%). India jadi bintang dengan lonjakan 410,23% ke USD 344,67 juta. Ekspor ke Tiongkok, Jerman, dan Filipina juga tumbuh signifikan.
Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan capaian ini menunjukkan daya saing Batam yang kian kuat dan kepercayaan investor yang meningkat. Amsakar Achmad sebelumnya juga menilai Batam mampu mengeksekusi investasi dengan cepat dan produktif.
BP Batam pun berkomitmen menjaga momentum lewat penguatan layanan investasi, infrastruktur, kepastian usaha, serta pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar