x

Lurah Sei Pelunggut Tegaskan Tak Larang Jual Daging Babi Asal Tak Ganggu Keharmonisan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 11:41 17 Febrian Muda

Focusitm.news| Sebuah ketegangan terjadi di kawasan Dapur 12, Sagulung, Batam, menyusul adanya penjualan daging babi (B2) yang dilakukan di pinggir jalan secara terbuka. Insiden ini menarik perhatian warga setelah video berdurasi 1 menit 20 detik diunggah di akun Instagram Davidherson_Official. Dalam rekaman tersebut, terlihat perwakilan kelurahan, kecamatan, serta aparat TNI AD turun tangan untuk menjadi penengah.

Sejumlah warga yang keberatan menyatakan bahwa penjualan daging babi di ruang publik terbuka dinilai kurang peka terhadap kondisi sosial masyarakat yang beragam. Mereka meminta agar kegiatan usaha ini memerhatikan norma dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kelurahan Sei Pelunggut bersama TNI dan Polri segera melakukan pendekatan secara persuasif. Lurah Sei Pelunggut, Rasman Afandi, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, berdialog langsung dengan pedagang pada Jumat (29/5/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Tiga Pilar dalam menjaga stabilitas, toleransi, dan kerukunan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, aparat mengingatkan pentingnya mematuhi norma, etika, dan kepatutan sosial saat berusaha di lingkungan pemukiman. Rasman menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang warga berusaha, termasuk menjual daging B2. Namun, para pedagang diharapkan lebih memperhatikan lokasi dan cara berjualan agar tidak memicu keresahan. “Kami tidak pernah melarang seseorang untuk berusaha. Hanya saja ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, menyebutkan bahwa masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pemerintah dan aparat keamanan juga sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga kondisi yang kondusif. “Kami dari kepolisian berkomitmen menjaga situasi kamtibmas. Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang bisa memecah persatuan,” kata Anwar.

Hingga kini, situasi di lokasi dilaporkan sudah kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x