MENU Rabu, 04 Mar 2026
x

Lurah Bahu Siau Timur Sampaikan Apresiasi atas Respons Cepat Polda Sulut dalam Pemulihan Pascabencana Banjir Bandang

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 07:44 26 Redaksi Dua

Focusitm.news | SITARO, Humas Polda Sulut – Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), terus menunjukkan progres yang positif berkat sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan aktif dari jajaran Polda Sulawesi Utara.

Lurah Bahu Kecamatan Siau Timur, Imelda Luas, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polda Sulut serta seluruh unsur terkait atas dedikasi dan bantuan yang diberikan sejak awal terjadinya bencana hingga lebih dari sepuluh hari pascakejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Sulut yang telah hadir dan membantu masyarakat sejak awal bencana hingga sepuluh hari pascabencana. Mulai dari proses evakuasi korban, pembersihan rumah-rumah warga, hingga penyaluran bantuan berupa logistik dan kebutuhan pokok,” ujar Imelda Luas pada Rabu (14/01/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pendistribusian bantuan logistik telah dilakukan secara merata dan tepat sasaran kepada seluruh warga yang terdampak. Bantuan disalurkan tidak hanya kepada warga yang berada di posko pengungsian seperti Posko Museum, Gereja Advent, dan posko lainnya, tetapi juga kepada warga yang mengungsi di rumah kerabat maupun yang memilih tetap bertahan di rumah masing-masing.

Lebih lanjut, Imelda Luas memaparkan bahwa banjir bandang yang terjadi di Lingkungan 3 Kelurahan Bahu telah mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

“Jumlah warga terdampak mencapai 120 Kepala Keluarga dengan total 315 jiwa. Untuk kerusakan bangunan, tercatat enam rumah hilang terseret arus, tiga rumah mengalami rusak berat, lima rumah rusak sedang, dan sepuluh rumah lainnya mengalami kerusakan ringan,” jelasnya.

Menurut Imelda, kehadiran personel kepolisian bersama TNI sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam proses evakuasi korban, pencarian korban hilang, serta pembersihan material lumpur dan puing-puing banjir di kawasan permukiman warga.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik agar proses pemulihan, baik dari sisi psikologis warga maupun perbaikan infrastruktur, dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat di Kelurahan Bahu dapat kembali normal. (NSH)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x