x

Akses Udara Masih Mahal, Pengembangan Wisata Natuna Terhambat

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 10:49 44 Redaksi Dua

Focusitm.news I Natuna menghadapi tantangan serius dalam sektor pariwisata. Meskipun gencar dipromosikan sebagai destinasi unggulan, tingginya harga tiket pesawat membuat minat wisatawan untuk berkunjung tetap rendah. Persoalan ketergantungan pada transportasi udara ini dinilai menjadi hambatan utama yang belum terpecahkan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menyoroti kendala ini saat ditemui di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, pada 13 April 2026. Menurutnya, mahalnya biaya perjalanan udara membuat para pelancong cenderung mengurungkan niat untuk berwisata ke wilayah perbatasan tersebut.

Hasan menekankan perlunya langkah berani dari pemerintah daerah untuk melakukan intervensi kebijakan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya berpangku tangan dan harus mengambil tindakan konkret, termasuk dalam pengelolaan bandara, agar harga tiket transportasi udara dapat lebih terjangkau oleh masyarakat dan wisatawan.

Padahal, Natuna memiliki daya tarik wisata yang sangat potensial, mulai dari kawasan Geopark yang diakui, keindahan pantai, hingga kekayaan bawah laut. Sayangnya, potensi besar ini belum memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi daerah karena terkendala oleh aksesibilitas yang sulit.

Jika hambatan mendasar berupa mahalnya akses transportasi ini tidak segera dibenahi, promosi pariwisata yang dilakukan akan sia-sia. Natuna dikhawatirkan hanya akan menjadi destinasi yang mempesona di atas kertas tanpa adanya kunjungan wisatawan yang signifikan di lapangan. (NRW)

Sumber: Iwonatuna

Web: www.focusitm.news

IG: focusitm.news

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x