x

Akses Jalan Air Kadur–Air Payang Butuh Perhatian Serius, Camat: Sudah Diusulkan di Musrenbang

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 14:39 4 Redaksi Dua

Focusitm.News | 21 April 2026

Natuna – Kondisi jalan penghubung antara Desa Air Kadur menuju Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, kini menjadi perhatian masyarakat. Jalan tersebut dinilai sangat membutuhkan penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Natuna, terutama dalam bentuk semenisasi atau pembangunan beton bertulang.

Jalan ini memiliki peran penting sebagai akses utama bagi warga, termasuk para pelajar tingkat SMP dan SMA yang setiap hari melintasinya untuk bersekolah. Namun, kondisi jalan yang belum memadai kerap menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

Camat Pulau Laut, Bambang Erawan, dalam wawancara dengan media pada Selasa, 21 April 2026, membenarkan bahwa kondisi jalan tersebut memang memerlukan peningkatan infrastruktur.

Yang ini sudah kita masukkan dalam Musrenbang, untuk lanjutan pembangunan semenisasi beton bertulang di Kecamatan Pulau Laut,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, akses jalan dari Desa Kadur ke Desa Air Payang tidak hanya digunakan oleh satu desa, melainkan menjadi jalur vital bagi tiga desa di wilayah tersebut.

Dari Desa Kadur ke Desa Air Payang, tetapi digunakan untuk tiga desa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang menyebutkan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Meski demikian, ia membuka peluang adanya dukungan dari pemerintah provinsi untuk percepatan pembangunan.

Memang badan jalannya kabupaten, tapi kalau provinsi bisa membantu pembiayaan tentu sangat kita harapkan,” tambahnya.

Menurutnya, usulan tersebut menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses pendidikan dan mobilitas warga sehari-hari.

Sementara itu, masyarakat Pulau Laut berharap agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Mereka menilai, semenisasi jalan akan sangat membantu kelancaran aktivitas serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (SS#)

  1. Sumber: IWOINATUNA

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x